Maaf baru posting sekarang… membahas tentang MU itu lho yang mampu meraih 2 trofi juara liga Inggris dan Liga Champions semakin menambah semangatku untuk terus mendukung klub sepakbola favoritku ini dan menjadi rajanya Eropa.
Oya aku mau cerita saat mau nonton Final Liga Champions antara MU vs Chelsea di televisi (soalnya nggak bisa ke Moscow. He…..he….). Aku nggak bisa tidur malam sampai pukul 02.00 Wita lho, waduh…….. terpaksa deh. Biasanya aku tidur dulu alias nabung untuk ngilangin kantuk. Supaya nanti pas pukul 02.00 Wita pertandingan dimulai jadi nggak ada rasa kantuk lagi tuhh mata.
Tapi nggak apa-apa. Kutahan jangan sampai aku ketiduran sebelum pertandingan selesai. Melihat jalannya pertandingan…. Seruuuuuu banget. Pada awal babak pertama, MU menguasai bola. Apalagi itu golnya C. Ronaldo, wuuuuuuuiiih. Kerennya sampai merinding dan melek lagi… Horeeeee…!!! Tapi nggak pakai suara teriakan pada waktu itu. Maklum hari sudah malamm. Jadi hanya ekspresinya sajaaa.
Gol C. Ronaldo emang keren sih. Dari umpan satu dua antara Paul Scholes dan Wes Brown kemudian diumpankan ke kotak 12 dan langsung dengan heading Ronaldo yang akhirnya menghasilkan skor 1-0 buat MU.
Chelsea juga bagus dalam melakukan serangan. Beberapa pemain seperti Frank Lampard, Didier Drogba sempat membahayakan gawang MU yang dijaga Van Der Sar. Tapi dengan perjuangan kubu Chelsea, gol tercipta juga pada menit-menit akhir babak pertama. Skor 1-1.
Babak kedua juga pertandingan semakin menarik. Dimana chelsea yang balik mendominasi pertandingan. Ku pikir kapan nih ada gol lagi….?
Jantung semakin berdebar-debar. Akhir babak kedua terlewati. Pertandingan harus dilanjutkan dengan extra time dan disaat itu pula, tidak ada gol tercipta. Adu penalti lah yang menjadi senjata ampuh untuk penentuan juara.
Wahhhh… bakal tegang nih…C. Ronaldo yang gagal dalam menjebol gawang Chelsea sempat lho membuatku putus asa. Waduhhh… Ronaldo kenapa sih selalu begitu cara menendangnya. Berlari sedikit, lalu stop dan menendang… Kalau bisa tu yaaa…. Langsung tendang sekeras-kerasnya aja….
Aku berharap selanjutnya ada keajaiban datang. Ehhh malah John Terry yang kena sial, kepeleset jatuh nggak sengaja pas nendang bola trus bolanya melenceng dari gawang. Langsung aku terbangun dan gembiraaaaaaa……. Yesss.
Kemudian ada babak penalti sudden death. Siapa yang gagal pasti langsung kalah. Ternyata kiper Van Der Sar lah yang aku anggap sebagai pahlawan terakhir MU untuk penentuan juara. Dia berhasil memblok tendangan N. Anelka. Luar biasaaaa…! Saluteeee. Jadi ingat sama pertandingan tahun lalu di Community Shield melawan Chelsea. Van Der Sar sanggup memblok 3 tendangan dari para pemain Chelsea berturut-turut.